Kamis, 12 Maret 2020

If I am

Jika saya menjadi Gurbenur DKI Jakarta,berikut adalah program kerja saya :



BIDANG PENATAAN KOTA
1.     Mengintegrasikan Penataan Ruang Kota dengan Penataan Transportasi.
2.     Memperlambat laju perubahan pemanfaatan lahan untuk pendirian bangunan dengan mendorong dan memaksa pertumbuhan bangunan hunian ke jenis hunian vertikal khususnya di jalur angkutan masal sehingga komponen biaya angkutan yang harus dibayar masyarakat menjadi lebih effisien.
3.     Menambah ruang-ruang terbuka dengan program konsolidasi lahan dan mendorong warga pindah ke hunian vertikal.
4.     Pembangunan super blok-blok one stop living yang terdiri dari hunian vertikal (rumah susun), ruang publik berupa taman, pasar, dan pusat layanan kesehatan untuk warga kelas menengah ke bawah.
5.     Pembangunan apartemen sederhana di atas tanah-tanah negara dengan bekerja sama dengan Pemerintah pusat.
6.     Peremajaan RW kumuh dan mendorong serta memfasilitasi warga untuk membangun rumah hunian vertikal yang memberi keuntungan ekonomi bagi warga yang memiliki lahan di tempat tinggalnya.

             MENGATASI BANJIR
1.     Pembangunan embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan di setiap kelurahan.
2.     Bekerja sama dengan pemerintahan di sekitar Jakarta untuk membuat sebuah otoritas yang mengatur dan mengelola sungai-sungai yang bermuara di Jakarta.
3.     Mengintegrasikan seluruh saluran drainase agar terkoneksi dengan kanal-kanal pembuangan air.
4.     Memperbaiki drainase yang rusak dan mengganti drainase sesuai kapasitas tampung aliran air.
5.     Penerbitan regulasi yang mengatur tutup lahan jalan dan ruang terbuka yang mewajibkan penyediaan pori.
6.     Menyelesaikan dan memelihara Cengkareng dan Cakung drain, serta Banjir Kanal Barat dan Timur untuk mengoptimalkan fungsinya.

BIDANG TRANSPORTASI
1.     Meningkatkan kapasitas angkutan masal yang hemat ruang, ramah lingkungan serta nyaman agar pengguna kendaraan pribadi (mobil&motor) mempunyai pilihan untuk beralih ke moda yang effisien dan lebih menjamin keselamatan.
2.     Mengganti moda angkutan yang tidak tepat untuk transportasi kota yakni angkutan kecil (angkot) secara bertahap dengan bus menangah dan bus besar.
3.     Bekerja sama dengan pemerintah sekitar Jakarta untuk membuat otoritas pelayanan transportasi Jabodetabek agar persoalan mobilitas warga bisa ditangani oleh badan yang memiliki otoritas lintas daerah. Melakukan ‘antar jemput’ dari/ke kota² satelit di Jabodetabek ke Jakarta.
4.     Menambah armada busway dan menyempurnakan sistem pelayanan yang ada serta mengganti jalur-jalur yang sudah padat menjadi berbasis REL yang kapasitasnya lebih besar. Mengutamakan people mobilization, bukan car mobilization.
5.     Mengganti kendaraan umum seperti metromini, kopaja, dan bis dengan kendaraan yang jauh lebih layak agar warga merasa nyaman untuk menggunakan kendaraan umum.
6.     Meningkatkan keamanan pengguna kendaraan umum khususnya untuk wanita.
7.     Mengkaji penggabungan pengelolaan angkutan umum dengan pengelola perumahan dan jalan tol untuk mengoptimalkan fungsi koordinasi dan pendanaan.

BIDANG KESEHATAN
1.     Memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang kurang mampu dengan membangun puskesmas-puskesmas dengan fasilitas seperti rumah sakit.
2.     Menyediakan Pusat Kesehatan Masyarakat di pasar-pasar tradisional, terutama pasarpasar yang dibangun di Super Blok untuk kalangan menengah ke bawah.
BIDANG PENDIDIKAN
1.     Melaksanakan amanat Undang-Undang dengan mengimplementasikan pendidikan gratis 12 tahun dan disertai dengan pengawasan yang ketat terkait dengan kualitas guru dan materi pendidikan.
2.     Pelayanan pendidikan untuk siswa dari keluarga tidak mampu dengan memberikan bantuan dana setiap bulan.
3.     Memberikan pelatihan tenaga kerja kepada anak-anak yang putus sekolah  dengan bekerjasama dengan dunia usaha dan institusi pendidikan.

BIDANG EKONOMI MASYARAKAT
1.     Membangun mall khusus untuk pedagang kaki lima agar lebih tertib dan tidak memakan badan jalan.
2.     Merevitalisasi pasar tradisional agar tetap bisa bersaing dengan pasar modern dan menggerakkan perenomian warga kota.

BIDANG KEBUDAYAAN
1.     Membangun kebudayaan warga kota berbasis komunitas.
2.     Menyediakan ruang-ruang publik sebagai fasilitas pergaulan warga dan sarana tempat mengekspresikan diri.
3.     Mengembangkan pusat-pusat kebudayaan Jakarta di lima wilayah administratif.
4.     Merevitalisasi melengkapi fasilitas kawasan Kota Tua agar menjadi daya tarik wisata sejarah dan budaya di Jakarta.
BIDANG REFORMASI BIROKRASI
1.     Melaksanakan reformasi birokrasi agar pemerintahan berjalan bersih, transparan, dan professional.
2.     Mempublikasikan melalui website: (a) program yang sedang dikerjakan berikut anggaran yang digunakan; (b) kemajuan proyek yang dikerjakan di tiap wilayah, dan (c) sistem pelayanan di kantor-kantor pelayanan administrasi untuk masyarakat.
3.     Memperbaiki kualitas dan etos kerja pegawai memlalui perbaikan sistem rekrutmen, sistem promosi, sistem mutasi dan sistem penonaktifan dan pemberhentian pegawai.
4.     Mempercepat dan memperpendek waktu pengurusan izin, waktu pengurusan izin paling lama hanya enam hari kerja.
5.     Meniadakan pentungan dan perlengkapan yang memungkinkan Satpol PP melakukan kekerasan terhadap warga.


About

Hallo...
Namaku jamal asal jakarta,saya seorang mahasiswa jurusan teknik mesin di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.Kepribadian ISTJ. Aku adalah orang yang serius, tenang, handal dan teliti untuk meraih kesuksesan. Aku berorientasi pada fakta, praktis, bertanggungjawab, dan realistis. Aku bekerja dengan tekun di satu bidang. Jika memutuskan sesuatu, aku lebih mengedepankan logika.Aku akan senang ketika segala pekerjaan teratur dan tertib. Bukan hanya ketertiban di tempat kerja saja yang mereka sukai, tapi juga di rumah dan kehidupan. Aku adalah orang yang memegang tradisi dan loyalitas.


x

KOTA KEDIRI





Kota Kediri adalah suatu kota di Provinsi Jawa Timur. Luas wilayah Kota Kediri sekitar 63,40 km² atau (6.340 ha) yang terdiri dari 3 Disktrik dan 46 desa. Kota Kediri adalah kota kecil di Provinsi Jawa Timur yang berpenduduk sekitar 240.979 jiwa. Kota Kediri adalah ibukota dari Karesidenan Kediri yang terdiri dari beberapa kota dan kabupaten yaitu kabupaten Kediri, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek.

Struktur wilayah Kota Kediri terbelah menjadi 2 yang terpisahkan oleh sungai Brantas,yaitu sebelah timur dan barat sungai. Wilayah dataran rendah terletak di bagiam timur sungai, meliputi Kec. Kota dan Kec. Pesantren, sedangkan dataran tinggi terletak pada bagian barat sungai yaitu Kec. Mojoroto yang mana di bagian barat sungai ini adalah area belum cukup subur dan beberapa kawasan termasuk kawasan lereng Gunung Klotok (472 m) dan Gunung Maskumambang (300 m).

Kediri menjadi situs suatu ibukota lawas bagi kerajaan Jawa, kota ini adalah salah satu pusat norma budaya adat istiadat utama bagi suku Jawa, kota ini juga berisi beberapa reruntuhan lawas dan candi yang secara penanggalan kembali ke era kerajaan Kediri dan kerajaan Majapahit.



Kediri memiliki beragam tempat wisata, seperti Kolam Renang Pagora, Water Park Tirtayasa, Dermaga Jayabaya, Goa Selomangleng, dan Taman Sekartaji. Di area sepanjang jalan Dhoho menjadi pusat pertokoan terpadat di Kediri, seperti minimarket, cafe, resort, hiburan malam dan masih banyak lagi.